satpolpp.bojonegorokab.go.id-Turun langsung menyapa dan berdialog dengan pemilik maupun pengunjung warung, Wakil Bupati Bojonegoro bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus pembinaan terhadap sejumlah warung di Jalan Pondok Pinang, Kecamatan Bojonegoro, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Kesehatan, Pemerintah Kecamatan Bojonegoro, Polsek Bojonegoro, dan Koramil Bojonegoro sebagai bentuk sinergi dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta mencegah berkembangnya penyakit masyarakat.
Sidak diawali dengan pemeriksaan terhadap sejumlah warung yang menjadi sasaran pengawasan. Petugas meninjau ruangan dan fasilitas yang tersedia serta berdialog secara langsung dengan para pemilik maupun pengelola warung. Pendekatan yang humanis dan persuasif dikedepankan selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk pembinaan agar kegiatan usaha tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang bertentangan dengan norma agama, norma sosial, maupun peraturan perundang-undangan.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan sejumlah kamar dan fasilitas yang diindikasi dapat dimanfaatkan untuk aktivitas yang mengarah pada praktik prostitusi. Menindaklanjuti temuan tersebut, Satpol PP memberikan pembinaan kepada para pemilik dan pengelola warung agar tidak lagi menyediakan fasilitas yang berpotensi disalahgunakan serta segera melakukan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain kepada pemilik warung, petugas juga memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pengunjung yang berada di lokasi saat pelaksanaan sidak. Melalui dialog secara langsung, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan dengan tidak terlibat maupun mendukung aktivitas yang mengarah pada perbuatan asusila. Pembinaan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro turut menekankan pentingnya upaya pencegahan penyakit masyarakat, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang dapat berkembang menjadi Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Edukasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup sehat, serta menghindari aktivitas yang berisiko terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan maupun memfasilitasi aktivitas yang mengarah pada perbuatan asusila. Selain bertentangan dengan norma agama, norma sosial, dan ketentuan yang berlaku, aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, baik terhadap kehidupan bermasyarakat maupun kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui pembinaan, edukasi, dan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah nyata dalam menekan berkembangnya penyakit masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
Sebagai tindak lanjut, para pemilik warung diminta segera meniadakan fasilitas yang diindikasi berpotensi disalahgunakan. Apabila pembinaan yang telah diberikan tidak diindahkan dan di kemudian hari masih ditemukan pelanggaran, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penutupan tempat usaha sebagai bentuk penegakan peraturan.
Melalui kegiatan ini, Satpol PP Kabupaten Bojonegoro bersama Dinas Kesehatan, Pemerintah Kecamatan Bojonegoro, Polsek Bojonegoro, dan Koramil Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, pencegahan penyakit masyarakat, serta penegakan Peraturan Daerah secara humanis, persuasif, dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan seluruh unsur pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, sehat, dan kondusif demi terwujudnya Kabupaten Bojonegoro yang semakin nyaman untuk seluruh warganya.(aw)
|
|
|
|
|
Sangat Puas
89 % |
Puas
11 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |