satpolpp.bojonegorokab.go.id-Dalam upaya mewujudkan ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro bersama Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perdagangan melaksanakan penataan dan pendataan pedagang di sepanjang Jalan K.H. Hasyim Ashari, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Laela Nor Aeny, SE., M.M.

Penataan kawasan dilakukan sebagai langkah terpadu Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan secara tertib tanpa mengganggu pengguna jalan maupun fungsi ruang publik.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pendataan terhadap sekitar 15 pedagang yang beraktivitas di sepanjang Jalan K.H. Hasyim Ashari. Petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar menempatkan lapak di sisi timur jalan sehingga aktivitas jual beli tetap dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tidak menghambat mobilitas masyarakat.

Sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas menyelenggarakan ketenteraman dan ketertiban umum, menegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat, Satpol PP Kabupaten Bojonegoro mengedepankan pendekatan persuasif melalui dialog dan komunikasi yang baik. Pendekatan tersebut bertujuan membangun kesadaran bersama bahwa penataan kawasan bukan untuk membatasi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan menciptakan ruang publik yang tertib sehingga kepentingan seluruh pengguna kawasan dapat terakomodasi secara seimbang.

Respons positif ditunjukkan para pedagang terhadap kegiatan tersebut. Mereka memahami bahwa penataan dilakukan untuk menciptakan kawasan yang lebih tertib tanpa mengurangi kesempatan untuk tetap menjalankan usaha.

Salah seorang pedagang menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. "Kalau tempatnya lebih tertata, pembeli juga lebih nyaman dan lalu lintas tetap lancar. Kami siap mengikuti arahan selama tujuannya untuk kebaikan bersama," ungkapnya.

Usai melaksanakan penataan pedagang, tim melanjutkan koordinasi dengan Takmir Masjid Agung Bojonegoro terkait penataan parkir jemaah. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi antarpemangku kepentingan agar pengelolaan parkir dapat berlangsung lebih tertib melalui pengaturan yang baik, sehingga tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan masjid, khususnya pada waktu pelaksanaan ibadah dan meningkatnya aktivitas masyarakat.

Dengan penataan yang dilakukan secara bertahap dan melibatkan lintas perangkat daerah, kawasan Jalan K.H. Hasyim Ashari diharapkan menjadi ruang publik yang semakin tertata, mendukung kelancaran lalu lintas, memberikan kenyamanan bagi masyarakat, serta tetap membuka ruang bagi pedagang untuk menjalankan usahanya secara tertib. Melalui kolaborasi, pendekatan persuasif, dan komunikasi yang baik, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya menghadirkan tata kelola ruang publik yang mampu menyeimbangkan kepentingan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan ketertiban umum sebagai bagian dari pelayanan publik yang berkualitas.(aw)


By Admin
Dibuat tanggal 27-07-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
89 %
Puas
11 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %